Permulaan di Tengah KesederhanaanAngin laut Batam membawa aroma asin yang khas ketika GILANG duduk di teras rumah kayunya. Ia memikirkan masa depan yang terasa tidak pasti.“Belum istirahat, Nak?” tanya ibunya.“Belum, Bu. Lagi banyak pikiran,” jawab GILANG pelan.Hidup memaksanya menjadi penopang keluarga. Penghasilannya tidak menentu.Saat Hi
Article Under Review
Article Under Review